Pages

Minggu, 01 November 2009

Iptek Indonesia di Titik Nadir

Ilmu pengetahuan yang menjadi salah satuya suatu Negara maupun daerah berkembang dan maju di ukur seberapa besar peranannya dalam teknologi dan pengetahuan. Namun hal itu kurang menajdi perhatian yang begitu serius dari pemerintah. Sehingga perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia saat ini sudah berada padadi ujung tanduk. Padahal, bangsa ini diharapkan tak mengulang pola pembangunan dengan paradigma lama yang hanya mengandalkan eksploitasi sumber daya alam dan mengabaikan pengembangan iptek.
Banyak lembaga-lembaga penelitian yang kian lemah sehingga menyebabkan lembaga penelitian di diindonesia menjadi termarjinalisasi. Itu terlihat dari rendahnya kualitas publikasi dan keterhubungannya dengan dunia ilmu pengetahuan. Banyak teknologi dan temuan para ilmuan yang di sia-siakan dan sehingga banyak para ilmuan Indonesia yang kecewa. Sehingga meraka banyak yang pindah kenegara asing yang lebih menghargai penemuan dan pengembangan IPTEK. salah satu penyebabnya juga adalah kurangnya strategi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta dukungan dana dari pemerintah untuk penegembangan riset.
Pandangan dengan segala sesuatu harus di ukur dengan yang profit hal itu harus di rubah oleh paradigma Indonesia. Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak harus selalu memberi manfaat ekonomi. Sejumlah negara yang berhasil seperti Malasiya dan Singapoera dalam pengembangan ipteknya justru memulai dengan investasi besar-besaran dalam bidang iptek. Kalau di lihat dari segi geografis meraka tidak mencukupi, namundengan budaya riset yang mereka tanamkan menjadi daya jual kepada pihak luar.
Thailand, misalnya, menuai reputasinya saat ini sebagai negara yang maju teknologi pangannya setelah memulai investasi di bidang itu sejak 20 tahun lalu. Pakistan berhasil mengundang kembali ilmuwan-ilmuwannya setelah ada janji bahwa mereka akan memperoleh gaji empat kali lipat dari yang diperoleh seorang menteri. "Terkadang, riset tidak langsung dapat diaplikasikan kepada kebutuhan masyarakat, tetapi pada masanya akan memberikan nilai tambah sangat besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar